Dari kerangka di
atas, kita dapat mengetahui beberapa perpustakaan yang ada sesuai dengan
jenisnya masing-masing. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi timbulnya
berbagai jenis perpustakaan menurut buku Pengantar Ilmu Perpustakaan karya
Sulistyi Basuki. Beberapa faktor – faktor tersebut adalah:
1. Tanggapan terhadap berbagai jenis
pustaka, misalnya buku, majalah, film, rekaman suara, dan sejenisnya.
2. Tanggapan
terhadap keperluan informasi berbagai kelompok pembaca.
3. Tanggapan yang berlainan tentang
spesialis subjek, termasuk ruang lingkup subjek serta rincian subjek yang
bersangkutan.
Perpustakaan dapat dikelompokkan berdasarkan
bahan-bahan pustakanya. Dengan berkembangnya teknologi bahan-bahan pustaka
dapat berupa digital dan tidak harus berbentuk fisik seperti buku. Adapun
jenis-jenis perpustakaan itu adalah:
1. Perpustakaan Internasional
Perpustakaan internasional adalah perpustakaan
yang didirikan oleh 2 negara atau lebih atau perpustakaan yang merupakan yang
merupakan bagian sebuah organisasi internasional. Contoh dari perpustakaan
internasional diantaranya:
a. New
YorkPublicLibrary. Perpustakaan ini berada di New York dan berskala
internasional karena perpustakaan ini telah berafiliasi dengan beberapa negara
bagian Amerika lainnya.
b. Dag
Hammarskjold, New York. Ini adalah perpustakaan Internasional yang dinaungi
oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nation), sebuah organisasi
dunia yang anggota-anggotanya terdiri dari berbagai Negara di dunia.
2. Perpustakaan Nasional
Perpustakaan
nasional merupakan perpustakaan utama milik negara. Perpustakaan nasional
menyimpan berbagai macam informasi serta menyimpan bahan-bahan pustaka yang
dimiliki oleh negara. Perpustakaan nasional di Indonesia adalah PNRI
(Perpustakaan Nasional Republik Indonesia).
Di dalam
perpustakaan nasional bisa menyimpan tentang informasi-informasi kekayaan
budaya Indonesia. Selain itu, juga memudahkan untuk pemustaka yang ingin
mempelajari tentang berbagai budaya yang ada di Indonesia, dengan adanya
perpustakaan nasional maka kita tidak perlu jauh-jauh datang ke daerah yang
ingin kita pelajari budayanya. Kita cukup duduk di perpustakaan kita sudah bisa
mendapatkan informasi.
Tugas Perpustakaan
Nasional adalah melaksanakan pengumpulan dan penyimpanan bahan pustaka
tertulis, tercetak, dan terekam selengkapnya baik yang terbit di Indonesia
maupun di luar negeri sebagai khazanah kebudayaan bangsa dalam arti yang luas
seta melaksanakan pelayanannya untuk kepentingan pembangunan nasional dan
kemajuan bangsa.
3. Perpustakaan Umum
Perpustakaan umum
adalah perpustakaan yang diselenggarakan oleh dana umum dengan tujuan melayani
umum. Namanya saja Perpustakaan Umum, pasti melayani masyarakat umum, tidak ada
pembatasan usia atau pembatasan khusus lainnya bagi para pemustaka yang ingin
mendapatkan informasi dan bergabung menjadi anggota dari perpustakaan umum.
Selain itu, perpustakaan umum juga perpustakaan yang paling mudah dijangkau
oleh masyarakat, serta memberikan informasi yang cepat, tepat dan juga murah
bagi masyarakat.
Perpustakaan umum biasanya adalah perpustakaan
yang berada di dalam suatu wilayah, seperti provinsi, kabupaten/kota, serta
perpustakaan keliling dan lain sebagainya. Contoh perpustakaan umum adalah:
a. Perpustakaan
Soeman H.S., Pekanbaru
b. Perpustakaan
Grhatama Pustaka, Yogyakarta
c. Kereta
Pustaka Indonesia
4. Perpustakaan Pribadi
Perpustakaan swasta
atau perpustakaan pribadi adalah perpustakaan yang dikelola pihak swasta atau
pribadi dengan tujuan melayani keperluan bahan pustaka bagi kelompok, keluarga,
atau individu tertentu. Umumnya perpustakaan ini hanya menyediakan koleksi-koleksi
yang populer seperti, novel, komik, majalah. Jarang atau bahkan tidak ada
koleksi-koleksi ilmiah yang ditemukan di perpustrakaan pribadi, karena
perpustakaan ini memiliki tujuan komersil. Contoh:
a. Perpustakaan
(SHS) Sinyo Harry Sarundajang
b. Perpustakaan B.J.
Habibie
c. Fadli Zon Library
5. Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus
adalah perpustakaan yang khusus didirikan oleh lembaga-lemabaga atau
organisasi-organisasi tertentu. Jadi di sini perpustakaan hanya memiliki
koleksi bahan pustaka yang terbatas pada kebutuhan-kebutuhan buku di mana
perpustakaan itu berada. Keanggotaannya juga hanya terbatas pada anggota sebuah
lembaga pendiri perpustakaan tersebut. Misalnya:
a. Perpustakaan Bank
Indonesia; perpustakaan bank hanya memiliki koleksi-koleksi tentang bahan
pustaka yang ada sangkut pautnya dengan dunia perbankan.
b. PDII (Pusat Dokumentasi dan Informasi
Ilmiah)-LIPI; perpustakaan yang di dalamnya memuat berbagai informasi yang
bersifat ilmiah, dan terbatas hanya anggota perpustakaan dari badan LIPI
tersebut yang dapat menggunakannya.
c. Lembaga Perpustakaan Biologi dan Pertanian
(BibliothecaBogoriensis); adalah perpustakaan yang mengelola bahan pustaka
maupun dokumen dan informasi tentang pertanian.
6. Perpustakaan Sekolah
Setiap sekolah bisa
dipastikan memiliki perpustakaan. Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang
ada di setiap sekolah. Perpustakaan ini dikelola oleh sekolah, tujuannya agar
memudahkan para siswa mencari bahan-bahan rujukan atau artikel untuk membantu mengerjakan
tugas-tugas. Selain itu juga menunjang kegiatan belajar-mengajar di sekolah,
memberikan informasi-informasi tentang sekolah yang bersangkutan.
Keanggotaannya
adalah para siswa di sekolah tersebut. Koleksi-koleksi bahan pustakanya juga
seputar buku-buku pelajaran pada tingkat sekolah tersebut, jarang ditemukan
koleksi seperti novel dan komik, bahkan mungkin tidak ada sama sekali, karena
lingkungannya memang di lingkungan sekolah. Jadi koleksinya hanya seputar
buku-buku sekolah, serta buku penunjang pendidikan lainnya.
Contoh perpustakaan sekolah yang ada di
Indonesia, yang merupakan perpustakaan-perpustakaan terbaik diantaranya:
a. Perpustakaan Labschool Jakarta
b. Perpustakaan SMA Muhammadiyah 1
Yogyakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar